
Palang Merah Remaja (PMR) dari tiga sekolah yakni SMP Negeri 2 Wonosobo, SMP Al-Madina, dan SMP Bhakti Mulia — menggelar latihan gabungan yang bertempat di Aula SMP Negeri 2 Wonosobo pada Rabu, 5 November 2025.
Latihan PMR tersebut dipandu oleh petugas dari PMI Wonosobo, serta didampingi oleh para pembina PMR dari masing-masing sekolah.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, mempererat kerja sama, dan memperluas wawasan antaranggota PMR, sekaligus menjadi wadah berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam bidang kesehatan serta kemanusiaan.
“Latihan gabungan ini sangat bermanfaat bagi kami karena dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan siswa dalam bidang kesehatan,” ujar Andri Santoso, pembina PMR SMP Al-Madina.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini juga dapat memperkuat semangat kemanusiaan di kalangan siswa. “Anak-anak jadi lebih peka dan siap membantu ketika terjadi keadaan darurat,” tuturnya.
Sementara itu, Yoga Kumala, pembina PMR SMP Negeri 2 Wonosobo, mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini bisa terus berlanjut di masa mendatang.
“Kami berencana menjadikan latihan gabungan ini sebagai kegiatan rutin yang melibatkan lebih banyak sekolah,” ujarnya. Dengan begitu, kata Yoga akan terjalin komunikasi dan standarisasi kompetensi bagi seluruh pembina dan anggota PMR.
"Kami juga terbuka untuk bekerja sama dengan instansi lain agar siswa semakin terampil dan berwawasan luas,” tandasnya.
Kepala SMP Bhakti Mulia Wonosobo, Rosita Indraswari, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif latihan bersama ini. “Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena mampu meningkatkan kerja sama dan solidaritas antaranggota PMR,” katanya.
Ia berharap latihan gabungan ini bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain. “Semoga kegiatan semacam ini bisa diperluas agar semakin banyak sekolah yang berpartisipasi, sehingga kualitas kegiatan kepalangmerahan di Wonosobo terus berkembang,” tambahnya.
Melalui latihan gabungan ini, para anggota PMR diharapkan menjadi lebih siap menghadapi situasi darurat dan mampu memberikan pertolongan dengan cepat serta tepat kepada masyarakat yang membutuhkan.